Header
Jumat, 30-Sep-2016

Selamat Datang

Berbagai laporan baik yang berskala nasional maupun internasional seperti TIMMS dan OECD menunjukan bahwa literasi sains siswa indonesia masih jauh di bawah rata-rata negara-negara maju bahkan sesama negara berkembang. Hal ini dapat menjadi gambaran tentang perlunya peningkatan kualitas pembelajaran IPA sejak dini khususnya melalui pendidikan formal.

Perubahan kurikulum sebagai jawaban atas masalah tersebut tidak akan berhasil tanpa peningkatan secara komprehensif berbagai faktor pendukung pendidikan terutama kompetensi guru sebagai tenaga pendidik, yang meliputi kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Berdasarkan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) prodi pendidikan IPA harus menyiapkan lulusan yang menguasai pengetahuan dan keterampilan di bidang pendidikan IPA, mampu menyelesaikan masalah secara ilmiah dengan menerapkan kaidah ilmu dan teknologi, dan bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.

Prodi pendidikan IPA diharapkan menjadi solusi bagi peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan baik di daerah maupun di indonesia. Melalu guru-guru yang profesional, akan menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai pengetahuan (content knowledge) denga baik tetapi juga menguasai keterampila (soft skills dan hard skills) dan memiliki sikap karakter yang baik.